Contoh - Contoh Pidato

Kumpulan Contoh - Contoh Pidato Singkat. Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Sunda, Bahasa Jawa DLL

Contoh Pidato Bahasa Inggris Tentang HIV/AIDS

Contoh Pidato Bahasa Inggris Tentang HIV/AIDS

Contoh Pidato Tentang HIV/AIDS (English Version)

HIV / AIDS who have been with us for about two decades, remains a problem that continues to be avoided from all of us. We are and have made some progress in understanding these challenges, but the long road we have yet to encounter.

Although people from all walks of life who have contracted AIDS, but the most vulnerable in our society is part of the poor, the illiterate, women and children who bear most of the burden of the HIV epidemic.

Against HIV / AIDS in South Africa has become more complex over 10 years. We are no longer only dealing with information and awareness, but with people who are faced with the reality of living with the disease. They do not know their HIV status. Some of them had been sick but they did not know that their illnesses associated with HIV / AIDS. And even if they know or suspect, they are reluctant to come and talk about their condition.

I stand before you today to further strengthen our partnership in responding to this major challenge, especially the stigma that continues attributed to him. We ask that you partner because we know that every South African citizen, every leader, the priest of the special and unique to play a role in combating HIV infection and treating people with HIV / AIDS.

(baca juga pidato singkat yang lainnya disini Contoh contoh Pidato Singkat)

Religion has always played the role of caring for people who are weak and need support. Care was given not limited to a message of hope and spiritual welfare. But you have been able to do these programs really make a difference in the lives of those who need care, especially in children. I believe that our religion can play a major role in combating the stigma associated with HIV / AIDS and encourage a positive attitude and live among those infected and affected.

To ensure the general direction of the call for partnership, we did a development of Five Year Strategic Plan for South Africa, in 2000 in collaboration with all key stakeholders, including faith-based sectors. This is a broad national strategic plan designed to guide the country from the response to HIV / AIDS. The plan outlines four priorities, namely: (1) Prevention, (2) Care and Support, (3) Research, and and (4) Human Rights.

There should be no doubt that the faith-based communities have a central role to play in the implementation of this plan. There are many examples of how faith is the sector responding or may respond to these challenges. I want to raise the discussion at least four key roles that faith-based organizations and individual members of organizations that can play in responding to HIV / AIDS.

With regard to education, we can:

  • Identify resources for prevention and education models
  • Strengthen HIV / AIDS through family enrichment
  • Increase HIV / AIDS through youth programs - to build a strong foundation on s*xuality, adult and responsible for the marriage, the appreciation of youth.

In advocacy, we can:

  • Campaign against discrimination
  • Work with government in achieving cost-effective level of health care, especially home-based care
  • Looking for ways to protect the interests of especially women and children

In worship, we can

* Create an annual National Day of Prayer and Healing for all people affected by the epidemic
* Create inter Day of Prayer and Healing
* Providing care that involves encouraging and supporting those infected and affected
* Promoting 'Family helpers' for people who lost a parent or guardian
* Take part in providing hospital care that may include:

o Visit the house to remind each other

o Meeting the physical needs of food, clothing, medical attention

o Assistance in planning for the future of families, especially children

o Support for children orphaned

o Assist with basic household activities such as shopping, cleaning the house or wash clothes

All consultations and AIDS in Africa held in Kampala in April 1994 that "Call to Action" was developed and signed. Similarly, "A commitment on HIV / AIDS by those who believe", was signed in Washington in the same year. I will like to quote at least one part of our commitment to this statement, and I:

"We are called by God to affirm a life of hope and healing in the midst of HIV / AIDS. Our tradition calls us to realize and express hope, and to celebrate life and healing in the midst of suffering."

For that, we must send a positive message about HIV / AIDS.Kita need to tell the people that just because you are HIV positive today, does not mean you will get AIDS and die tomorrow. The main factors such as poverty, high rates of child malnutrition, particularly vitamin A and iodine deficiencies and other shortcomings have a major impact on the way to full development of AIDS.

We must tell those who are infected and affected by HIV to eat nutritious foods, they manage the stress, there was soon treating s*xual infections including infection and use condoms, they can live longer and lead a healthy and productive lives for years.

We need to use this opportunity to express our response to AIDS:

* We are called to love
* We are called to be compassionate and care
* We must commit ourselves to public speaking and promoting the prevention of HIV / AIDS
* We must encourage and provide care for those infected and affected
* We must fight discrimination and stigma of sin
* We must work together with other sectors of society to seek ways to eliminate poverty

I believe that if we could leave this conference with a strong re-affirmation as a faith-based leaders of this country, we will be able to provide hope for the faith community and to society as a whole: It's in the spirit of love, compassion and care, through collective efforts to confront and discrimination and challenge each of us to empower those who believe we can overcome many challenges to HIV / AIDS.

Thanks
Contoh Naskah Pidato Hari Kemerdekaan

Contoh Naskah Pidato Hari Kemerdekaan


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang terhormat Bapak ...
Yang terhormat Bapak Ketua RW ...
Yang terhormat Bapak Ketua RT ...
Dan hadirin sekalian yang kami muliakan!

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, pada hari ini kita semua masih diberi kesempatan untuk ikut serta memeriahkan acara hari ulang tahun kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-65 dalam keadaan sehat wal-afiat.

Selanjutnya dengan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan kita ini kami berharap, semoga kita lebih meningkatkan rasa cinta kita pada tanah air dan bangsa, lebih meningkatkan daya juang kita terhadap bangsa dan negara, lebih mempersatukan jiwa dan segenap raga kita untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Hadirin sekalian yang berbahagia, jika kita kenang perjuangan para pahlawan tahun 1945 maka terlintas jelas di benak kita bahwa semangat pertempuran yang bagaikan api yang tak kunjung padam itu begitu hebat menyatu pada jiwa para pahlawan pejuang 45 itu. Namun demikian tak kalah pentingnya dengan peran kita semua sekarang ini. Perjuangan belumlah selesai. Korban telah banyak berjatuhan maka marilah kita tingkatkan terus jiwa dan semangat 45, dengan mewujudkan jiwa pembangunan yang tangguh.

(baca juga pidato singkat yang lainnya disini Contoh contoh Pidato Singkat)

Kemakmuran berdasarkan keadilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa belum kita capai. Untuk itu masih banyak yang harus kita perjuangkan. Kemerdekaan sebagai warisan para pahlawan kita ini hendaknya kita isi dengan jiwa pembangunan tanpa mengenal kepentingan pribadi terlebih dahulu.

Jiwa dan semangat 45 ialah jiwa dan semangat kebersamaan. Jiwa yang mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan golongan. Untuk itu pula maka kita wajib menigkatkan rasa solidaritas berbangsa dan bernegara. Persatuan dan kesatuan nasional lebih di atas kepentingan kita secara pribadi dan golongan. Tumbuhkan terus semangat kebersamaan dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan.

Insya Allah harapan bangsa Indonesia mencapai kehidupan yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan ridla Allah Subhanahu wa Ta’ala tercapai dengan menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan nasional Indonesia. Amin, amin, yaa robbal ‘alamin.

Akhirul kata, selamat berjuang, selamat membangun bangsa dan negara kita tercinta ini.

Dirgahayu Indonesiaku! Merdeka!
Wassalamualikum warahmatullahi wabarakaatuh

Kata Penghubung / Konjungsi Antarkalimat dan Intrakalimat

Kata Penghubung / Konjungsi Antarkalimat dan Intrakalimat

Kata Penghubung / Konjungsi Antarkalimat dan Intrakalimat

Kata Penghubung / Konjungsi Antarkalimat dan Intrakalimat sangat dibutuhkan dalam penulisan paragraf di dalam novel atau cerpen. Tanpa adanya konjungsi maka akan sulit menghubungkan kalimat satu dengan kalimat lain. Konjungsi sendiri merupakan sebutan lain dari kata penghubung / kata sambung. Kata sambung adalah kata yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat, seperti frasa dengan frasa, klausa dengan klausa,kata dengan kata dan kalimat dengan kalimat. Perlu anda ketahui bahwa konjungsi terbagi menjadi dua jenis yaitu konjungsi antarkalimat dan konjungsi intrakalimat yang mana akan di bahas BLOG BELAJAR kali ini.

Konjungsi Antarkalimat


Konjungsi antarkalimat merupakan kata yang menyambungkan antara kalimat satu dengan kalimat yang lainnya. Sehingga setiap konjungsi ini akan membentuk kalimat yang baru. Dan berikut ini adalah contoh dari konjungsi antarkalimat.

Contoh Konjungsi Antarkalimat

  1. Konjungsi yang menguatkan keadaan yang dinyatakan sebelumnya, contohnya seperti : bahkan dan malahan. Contoh kalimat : Dia adalah anak yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata, bahkan kecerdasannya setara dengan orang dewasa.
  2. Konjungsi yang menyatakan kebalikan dari yang dinyatakan sebelumnya, contohnya seperti : sebaliknya. Contoh Kalimat : Tim Thomas indonesia berhasil lolos ke final piala thomas 2016, sebaliknya tim uber indonesia harus terhenti di perempat final.
  3. Konjungsi yang menyatakan adanya hal, peristiwa atau keadaan lain di luar dari yang telah dinyatakan sebelumnya, contohnya seperti : lagi pula, tambahan pula dan selain itu. Contoh Kalimat : Kita tak perlu kecewa tim thomas indonesia kalah di final piala thomas 2016, lagi pula masih ada gelaran indonesia open di tahun ini.
  4. Konjungsi yang menyatakan akibat, contohnya seperti : Oleh sebab itu dan oleh karena itu. Contoh Kalimat : Laki - laki itu terlibat perkelahian di tempat umum, oleh sebab itu iya diamankan pihak kepolisian.
  5. Konjungsi yang menyatakan lanjutan dari keadaan atau peristiwa pada kalimat sebelumnya, contohnya seperti selanjutnya, sesudah itu dan setelah itu. Contoh Kalimat : Pengumuman penerimaan siswa baru telah dikeluarkan pihak sekolah, selanjutnya siswa yang dinyatakan lolos agar segera melakukan pendaftaran ulang.
  6. Konjungsi yang menyatakan konsekuensi, contohnya seperti : dengan demikian. Contoh Kalimat : Anda telah melanggar peraturan kerja yang ada di kantor ini, dengan demikian anda harus membayar denda yang sudah disepakati.
  7. Konjungsi yang menyatakan pertentangan dengan pernyataan pada kalimat sebelumnya, contohnya seperti: meskipun demikian / begitu, walaupun demikian / begitu, sekalipun demikian / begitu, biarpun demikian / begitu. Contoh kalimat : Dia adalah pemimpin yang amanah, jujur dan tegas, meskipun demikian masih saja ada orang yang ingin menjatuhkannya.
  8. Konjungsi yang menyatakan pertentangan dengan keadaan sebelumnya, contohnya seperti : akan tetapi dan namun. Contoh kalimat : Mayoritas masyarakat puas dengan kepemimpinannya akan tetapi masih ada masyarakat yang kecewa dengan kinerjanya.
  9. Konjungsi yang menyatakan keadaan yang sebenarnya, contohnya seperti : sesungguhnya dan bahwasanya. Contoh kalimat : Ayah memang selalu keras kepada anak - anaknya , tetapi sesungguhnya iya sayang anak - anaknya.
  10. Konjungsi yang menyatakan kejadian yang mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya, contohnya seperti : sebelum itu. Contoh kalimat : Pihak Kepolisian berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba seberat 6 kilo gram di dekat pintu masuk pelabuhan. Sebelum itu di hari yang sama, polisi juga berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba seberat 50 kilo gram yang diselundupkan lewat sebuah kapal kecil.

Konjungsi Intrakalimat


Seperti yang telah dibahas di atas bahwa konjungsi di bagi menjadi dua yaitu konjungsi antarkalimat dan konjungsi intrakalimat. Konjungsi intrakalimat adalah kata yang menyambungkan klausa dengan klausa, frasa dengan frasa dan satuan kata dengan kata. Konjungsi intrakalimat terbagi menjadi dua yaitu konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif, yang akan dijelaskan dibawah ini.

Konjungsi Koordinatif 

Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menyambungkan antara dua klausa atau beberapa klausa tetapi memiliki sintaksis yang sama. Diantaranya yaitu : padahal, lalu, kemudian, sedangkan, melainkan, atau, dan, tetapi.

Contoh Konjungsi Intrakalimat

  1. Padahal : Dia masih malu untuk bernyanyi, padahal dia memiliki suara yang bagus
  2. Lalu : Ibu bangun lebih pagi untuk memasak, lalu bersiap - siap untuk mengantarkan pergi anaknya ke sekolah
  3. Kemudian : Kakak baru saja pulang dari sekolah, kemudian dia pergi lagi untuk bermain
  4. Sedangkan : Adikku buru - buru pergi ke sekolah, sedangkan aku masih ada di tempat tidur
  5. Melainkan : Siswa itu bukannya belajar di kelas, melainkan bermain game di warnet pada saat jam pelajaran
  6. Atau : Adik bingung memakai kaos kaki berwarna merah atau biru
  7. Dan : Hobiku adalah bermain catur dan berenang
  8. Tetapi : Dia sangat suka makan ikan, tetapi dia alergi dengan ikan laut

Konjungsi Subordinatif

Konjungsi Subordinatif adalah (kebalikan dari konjungsi koordinatif), yaitu konjungsi yang menyambungkan  antara dua klausa atau beberapa klausa lain tetapi memiliki sintaksis yang tidak sama. Diantaranya yaitu : bahwa, sampai - sampai, sebab, seolah -olah, walaupun, agar, seandainya, jika, ketika.

Contoh Konjungsi Subordinatif

  1. Bahwa : Kepala sekolah menyatakan bahwa tahun ini sekolah kami tingkat kelulusannya mencapai seratus persen
  2. Sampai - sampai : Dia selalu diejek oleh temannya sampai - sampai ia tidak mau pergi ke sekolah
  3. Sebab : Dia mengalami cidera, sebab ia kurang pemanasan
  4. Seolah - olah : Anak itu bermain seolah - olah menjadi tentara sungguhan
  5. Walaupun : Ayah tetap bermain bersamaku walaupun masih lelah sepulang dari bekerja
  6. Agar : Kita harus berusaha dan berdoa agar dapat mencapai kesuksesan
  7. Seandainya : Dia bisa naik kelas seandainya dia tidak malas belajar
  8. Jika : Sungai ini akan bersih jika masyarakat membuang sampah pada tempatnya
  9. Ketika : Kakek sangat berprestasi ketika masih muda
Kumpulan / Contoh Pantun Terbaik dan Terbaru

Kumpulan / Contoh Pantun Terbaik dan Terbaru

Kumpulan / Contoh Pantun Terbaik dan Terbaru

Kumpulan / Contoh Pantun - Tidak bisa dipungkiri bahwa pantun telah melekat erat atau bahkan menjadi identitas diri masyarakat melayu sejak dahalu kala. Itu bisa terlihat dari bagaimana mereka menyampaikan pesan lewat sebuah pantun. Pantun tumbuh dan besar di masyarakat dan menyesuaikan dengan perkembangan yang ada di masyarakat. Sehingga banyak bermunculan jenis - jenis pantun baru yang bergenre kekinian seperti pantun humor, pantun gombal, pantun cinta dan masih banyak lagi.
Pantun sendiri merupakan salah satu bentuk puisi lama yang sudah familiar di dalam bahasa - bahasa daerah di nusantara. Seperti di dalam bahasa Minangkabau yang dikenal sebagai petuntun, dan dalam bahasa jawa dikenal sebagai parikan. Sedangkan dalam bahasa sunda pantun dikenal sebagai paparikan.Untuk mengetahui lebih dalam mengenai pantun, anda bisa membaca artikel tentang pengertian pantun.

Contoh Pantun Jenaka


Beli duku di toko latif
Membelinya bareng si afif
Cantik itu memang relatif
Photoshop jadi alternatif

Memasang foto tempatnya di dinding
Membawa mobil untuk dilelang
Gajah mati meninggalkan gading
Manusia mati meninggalkan utang

Mencari motor di tempat persewaan
Menyewa motor untuk pergi pacaran
Seberat apapun sebuah pekerjaan
Akan terasa ringan bila tidak dikerjakan

Beli nasi di warung pak ketut
Sungguh enak rasa masakannya
Maksud hati ingin kentut
Apalah daya keluar isinya

Pergi berlatih main bola
Lari pemanasan satu putaran
Niat hati ingin nonton bola
Apalah daya emak lagi nonton uttaran

Pantun Cinta

Pagi hari menonton berita
Beritanya tentang kematian
Jangan menangis karena cinta
Karena cinta butuh pengorbanan

Membaca buku di meja makan
Setelah dibaca terasa sulit
Jika cinta tak diungkapkan
Bersiaplah menerima rasa sakit

Menuntut ilmu butuh pemahaman
Sudah paham, jangan disalahgunakan
Jika jodoh di tangan tuhan
Maka dekatkanlah diri kepada tuhan

Pisau tajam, pisau belati
Jangan tertipu pisau palsu
Cinta sejati timbul dari hati
Bukan timbul dari nafsu

Melihat berita yang sedang tayang
Beritanya tentang sebuah penelitian 
Cinta bukanlah sekedar kasih sayang
Melainkan sejauh mana sebuah kesetiaan

Pantun Nasihat

Untuk melengkapi Kumpulan / Contoh Pantun, berikut saya berikan contoh pantun lainnya.

Sungguh kusam rumah kosong
Tidak mencerminkan sebuah kebersihan
Jangan pernah berlaku sombong
Karena sombong, awal dari kejatuhan

Sungguh Tega membuka aib
Membuat orang menjadi marah
Jangan putus asa dengan nasib
Karena nasib bisa diubah

Sungguh nikmat bahagia bersama
Bersama menghabiskan waktu kosong
Doa tanpa usaha adalah percuma
Usaha tanpa doa adalah sombong

Melukis indah di sehelai kain
Patut dihargai hasil karyanya
Jangan pernah meremehkan orang lain
karena belum tentu kau lebih baik darinya

Sungguh indah pohon di musim semi
Daunnya indah banyak dipetiki
Banyak - banyaklah bersilaturahmi
Karena silaturahmi penyambung rezeki

Pantun Teka - Teki Beserta Jawabannya


Menendang bola mengenai mistar
Penonton protes yang tidak perlu
Jika kau merasa paling pintar
Kucing apa yang tidak berbulu ?
( Jawabannya : Kucing Sphynx )

Pergi ke sawah membawa cangkul
Membawa bekal semangkok soto
Jika kamu merasa anak gaul
Apa bahasa inggrisnya nenek - nenek salto ?
( Jawabannya : Believe it or not )

Air laut sedang pasang
Air bisa membuat genangan
Ikan bernapas dengan insang
Paus bernapas dengan ?
( Jawabannya : Dengan izin Allah )


Kursi kuat dari kayu jati
Membelinya di sukarame
Jika kau permpuan sejati
Alis - alis apa yang bikin rame ?
( Jawabannya : Alisan ibu - ibu )

Pergi ke pasar beli tekwan
Tapi sayang di panggang jadi item
Jika kamu penyayang hewan
Kenapa anak kucing dan anjing suka berantem?
( Jawabannya : Yah namanya juga anak - anak )

Pengertian Paragraf, Ciri - Ciri dan Jenis - Jenis Paragraf

Pengertian Paragraf, Ciri - Ciri dan Jenis - Jenis Paragraf

Pengertian Paragraf, Ciri - Ciri dan Jenis - Jenis Paragraf

Saat membaca sebuah buku atau artikel sering kali kita jumpai sekumpulan kata atau kalimat yang menjadi suatu bentuk bacaan. Tapi tahukah anda sebutan untuk kumpulan kalimat tersebut ? Pasti sebagian besar dari anda semua sudah tau. Ya itulah paragraf, namun tahukah anda apa sebenarnya pengertian paragraf itu ? di artikel ini saya akan mengupas tuntas tentang Pengertian Paragraf, Ciri - Ciri dan Jenis - Jenis Paragraf - Paragraf.

Pengertian Paragraf


Paragraf atau sebutan lainnya alinea adalah kumpulan dari beberapa kalimat yang saling berhubungan satu sama lain. Di dalam suatu paragraf terdiri dari beberapa bentuk kalimat, yaitu: kalimat pengenal, kalimat utama, kalimat penjelas dan kalimat penutup. Yang mana dari gabungan kalimat - kalimat itu akan membentuk suatu gagasan pokok / pikiran utama dari penulis.

Berdasarkan letak kalimat utamanya Paragraf terdiri dari beberapa macam, yaitu : Paragraf Deduktif, Paragraf Induktif dan Campuran. Paragraf Deduktif adalah paragraf yang letak kalimat utamanya di awal paragraf. Paragraf Induktif adalah paragraf yang letak kalimat utamanya di akhir paragraf. Sedangkan Paragraf Campuran merupakan perpaduan paragraf deduktif dan induktif, yaitu paragraf yang letak kalimat utama nya di awal dan akhir paragraf.

Ciri - Ciri Paragraf

Untuk memudahkan mengenali sebuah paragraf, kita harus mengetahui ciri - cirinya terlebih dahulu, dan berikut adalah ciri ciri paragraf :
  1. Di awali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda baca titik (.).
  2. Letak kata dalam kalimat pertama berjarak lima spasi dari kiri ( menjorok ke kanan ) untuk jenis karangan biasa.Sedangkan untuk karangan ilmiah seperti : Makalah, Skripsi dan Tesis, letaknya berjarak 8 spasi.
  3. Di dalam paragraf terdapat ide pokok atau gagasan utama yang terletak pada kalimat utama 
  4. Kalimat selanjutnya disebut kalimat penjelas, yang berfungsi untuk menerangkan isi kalimat utama tadi.
  5. Memenuhi beberapa syarat paragraf yang baik, yaitu: kesatuan ( kohesi ), kepaduan (koherensi), kelengkapan, kevariasian.

Jenis - Jenis Paragraf dan Contohnya


Setelah anda memahami Pengertian Paragraf, Ciri - Ciri dan Jenis - Jenis Paragraf berdasarkan letak kalimat utamanya, anda juga perlu tau jenis - jenis paragraf berdasarkan isinya :

Paragraf Narasi

Paragraf narasi adalah paragraf yang isinya menjelaskan / menceritakan suatu peristiwa atau kejadian, ciri utama paragraf ini adalah adanya orang / pelaku, adanya peristiwa dan waktu kejadian.

Contohnya : " Di malam hari orang tua itu berjalan mengitari perumahan seperti kebingungan. Saat didekati ia malah pergi menjauh seperti ketakutan. Tapi setelah dibujuk ia mau mendekat dan mau menceritakan mengapa ia berjalan sendirian di tengah malam. Rupanya ia telah dua hari tersesat di jalan. Orang tua itu bercerita bahwa ia tidur di emperan toko di pinggir jalan selama dua hari ini. Ternyata orang tua itu merasa tidak betah di panti jompo dan memilih berjalan - jalan keluar panti. Dan akibatnya ia tersesat karena lupa jalan menuju panti dan keesokannya ia diantar pulang oleh orang yang merasa iba dengannya. "

Paragraf Eksposisi

Paragraf Eksposisi adalah paragraf yang di dalamnya berisi informasi tentang suatu tehnik, kiat dan teori sehingga akan menambah wawasan atau pengetahuan pembaca. ciri utamanya adalah bersifat informatif , dilengkapi data, tabel dan grafik, tidak bertujuan memengaruhi pembaca, berdasarkan fakta atau hasil penelitian, bersifat nonfiksi atau ilmiah.

Contohnya : " Tahu adalah jenis makanan yang berbahan baku kedelai, yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang mengalami koagulasi. Tahu manfaat kesehatan melalui kandungan gizinya. Tahu adalah makanan yang rendah kalori dan kaya protein, tahu adalah sumber mineral yang baik seperti : kalsium, zat besi, magnesium, kalium, fosfor dan seng. Vitamin yang terkandung di dalam tahu yaitu : vitamin A, C, D, B6, Asam folat, Thiamin, Niasin dan Riboflavin. Dan memiliki khasiat yaitu : menurunkan risiko kanker, anemia, osteoporosis dan kadar kolesterol. "

Paragraf Argumentasi

Paragraf Argumentasi adalah paragraf yang berisi argumen atau pendapat penulis mengenai suatu permasalahan berdasarkan perspektif / sudut pandang penulis sendiri, agar pembaca lebih menerima atau yakin terhadap gagasan yang di berikan penulis. Ciri utamanya adalah berisi argumen atau pendapat penulis, berisi fakta dan data guna meyakinkan pembaca, bersifat nonfiksi atau ilmiah.

Contohnya : " Selama ini indonesia masih mengimpor beberapa komoditas pangan dari negara - negara tetangga. Target Swasembada pangan tampaknya belum terealisasikan sepenuhnya, mengingat kita masih mengimpor beberapa komoditas pangan utama seperti beras, jagung, daging sapi dan gula. Yang menjadi sorotan adalah impor beras, karena belum lama ini di berbagai wilayah indonesia mengalami panen raya. Bahkan ada pihak yang mengatakan pemerintah tidak perlu lagi mengimpor beras karena stok beras BULOG tercukupi. Namun kenyataannya kita masih saja melakukan impor beras dari negara tetangga. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah pemerintah mampu merealisasikan target Swasembada pangan hingga masa jabatan berakhir. Dan seharusnya pemerintah lebih gencar lagi mensosialisasikan kepada petani - petani daerah tentang swasembada pangan dan memberi subsidi atau bantuan alat kepada petani."

Paragraf Persuasi

Paragraf Persuasi adalah paragraf yang berisi ajakan atau himbauan agar pembaca mengikuti apa yang diinginkan penulis. Ciri utamanya : berisi ajakan, bujukan atau himbauan dan berusaha memengaruhi pembaca agar melakukan sesuatu.

Contohnya :  "Lingkungan perumahan di sekitar kali ciliwung sangat memprihatinkan. Beberapa warga masih menggunakan air sungai untuk memenuhi kebutuhan air mereka . Belum lagi jika musim hujan tiba, kali ciliwung akan meluap hingga ke pemukiman warga, sehingga mengakibatkan banjir. Hal ini tak terlepas dari limbah rumah tangga yang di buang di kali ciliwung, akibatnya air menjadi tercemar dan mengakibatkan banjir. Dan marilah sebagai warga yang peduli lingkungan untuk tidak lagi membuang sampah ke kali ciluwung."

Paragraf Deskripsi

Paragraf Deskripsi adalah paragraf yang berisi penggambaran suatu objek sehingga seolah - olah pembaca melihat, mendengar dan merasakan sendiri objek yang di gambarkan itu. Ciri utamanya adalah :ada objek yang digambarkan, penggambaran melibatkan panca indera, penggunaan kata sifat yang menggambarkan objek, contohnya: cantik, tampan, pandai, bodoh dan lain sebagainya.

Contohnya : "Tubuhnya kekar dan tinggi, dengan kumis tipis dan rambut sedikit ikal ia terlihat sangat gagah. Namun tubuhnya tidak menggambarkan sifatnya, yang terlihat pemalu dan agak pemalas. Dia dari keluarga sederhana, dilihat dari rumahnya yang tidak terlalu besar dan ia anak kedua dari tiga bersaudara. Di kampungnya ia menjadi pria idaman wanita, namun karena sifatnya yang pemalu tadi, para wanita harus gigit jari karena sangat sulit untuk saling tegur sapa atau bahkan berkenalan."

Back To Top